Kalau pernah melihat grafik pertumbuhan di internet, Anda mungkin menjumpai dua standar berbeda: WHO (World Health Organization) dan CDC (Centers for Disease Control). Keduanya tampak serupa, tetapi menceritakan kisah berbeda โ dan untuk anak kecil, salah memilih standar bisa berujung pada salah tafsir.
Perbedaan Inti
Perbedaan mendasarnya terletak pada apa yang diwakili masing-masing grafik:
| Aspek | WHO (2006 / 2007) | CDC (2000) |
|---|---|---|
| Jenis | Standar preskriptifPrescriptive standard | Data referensi |
| Pertanyaan yang dijawab | "Bagaimana anak seharusnya tumbuh?" | "Bagaimana anak di AS tumbuh?" |
| Desain studi | Kondisi optimal (disusui, tanpa perokok, dll.) | Populasi AS yang Beragam |
| Rentang usia | 0โ5 tahun (2006) + 5โ19 (2007) | 0โ20 tahun |
| Direkomendasikan untuk usia <2 tahun | โ Ya | โ Tidak |
Mengapa WHO Menjadi Standar Global untuk Bawah 2 Tahun
Grafik WHO dibangun dari MGRS (Multicentre Growth Reference Study) โ studi penting di 6 negara (Brasil, Ghana, India, Norwegia, Oman, AS) yang memantau anak-anak sehat yang tumbuh dalam kondisi optimal: menyusu eksklusif selama 6 bulan, rumah tanpa perokok, tanpa hambatan sosial-ekonomi berarti bagi pertumbuhan.MGRS (Multicentre Growth Reference Study) โ a landmark study across 6 countries (Brazil, Ghana, India, Norway, Oman, USA) that tracked healthy children raised under optimal conditions: exclusively breastfed for 6 months, non-smoking households, no significant socioeconomic barriers to growth.
Ini bersifat preskriptif โ memperlihatkan bagaimana anak seharusnya tumbuh ketika kondisi optimal terpenuhi, sehingga menjadi patokan yang tepat untuk populasi mana pun. Sebaliknya, grafik CDC bersifat deskriptif โ memperlihatkan bagaimana anak-anak Amerika benar-benar tumbuh pada 1990-an, termasuk bayi susu formula dan anak dengan kelebihan berat badan, yang membuat ekspektasi berat bayi membengkak pada bulan-bulan awal.prescriptive โ it shows how children should grow when given optimal conditions, making it the correct yardstick regardless of population. The CDC charts, by contrast, are descriptive โ they show how American children actually grew in the 1990s, including formula-fed and overweight children, which inflates expected weights in early infancy.
Dampak Praktis: Contoh Nyata
Bayi yang disusui yang tampak turun dari persentil ke-25 ke ke-10 pada grafik CDC (dan memicu kekhawatiran) bisa jadi sesungguhnya tumbuh sangat baik di grafik WHO. Pasalnya, bayi peminum formula menambah berat lebih cepat di bulan-bulan awal sehingga kurva referensi CDC ikut menggelembung โ membuat bayi menyusu tampak tertinggal padahal tidak.
Use WHO if:
- Anak Anda berusia di bawah 2 tahun
- Anda berada di luar AS
- Anak Anda mendapat ASI
- Anda menginginkan standar global
Use CDC if:
- Anak Anda berusia 2โ20 tahun (di AS)
- Dokter anak Anda di AS memakainya
- Membandingkan dengan data populasi AS
Yang Digunakan GrowChart
GrowChart menggunakan Standar Pertumbuhan Anak WHO untuk semua usia (0โ19 tahun), standar internasional yang direkomendasikan dan dipakai dokter anak, klinik afiliasi WHO, serta UNICEF di seluruh dunia. Mesin skor-Z berbasis LMS kami menghasilkan keluaran yang persis sama dengan perangkat lunak resmi WHO.WHO Child Growth Standards for all ages (0โ19 years), which is the internationally recommended standard used by paediatricians, WHO-affiliated clinics, and UNICEF worldwide. Our LMS-based z-score engine matches the official WHO software output exactly.